Pelatihan Pengarusutamaan Gender di Gunungkidul: Tingkatkan Kesadaran dan Keterlibatan OPD

Dalam upaya meningkatkan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul mengadakan pelatihan PUG pada Selasa, 3 September 2024. Kegiatan yang berlangsung di Aula Inspektorat Daerah ini dihadiri oleh 25 peserta dari berbagai OPD di Kabupaten Gunungkidul.

Pelatihan ini dibuka oleh Inspektur Daerah Gunungkidul, Bapak Saptoyo, yang menekankan pentingnya memperhatikan PUG dalam pencapaian target kinerja, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas. Beliau mengingatkan agar setiap OPD lebih memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, dalam perencanaan dan penganggaran.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul, Ir. Asti Wijayanti, MA, juga menyampaikan sambutannya. Beliau menyoroti bahwa meskipun kebijakan terkait PUG sudah ada, seperti Perbup Nomor 23 Tahun 2022, implementasinya masih belum maksimal. Banyak OPD yang belum sepenuhnya memahami konsep PUG dan kesulitan dalam menjalankannya. Oleh karena itu, beliau berharap agar pelatihan ini dapat mendorong OPD untuk menjadi pendorong utama dalam melaksanakan PUG secara efektif.

Selain itu, Ibu Amin Nurrohmah, salah satu narasumber dalam pelatihan ini, menggarisbawahi pentingnya peran serta perempuan dalam masyarakat, serta tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan kesetaraan gender. Beliau menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan PUG, penting bagi setiap OPD untuk melakukan analisis GAP GBS (Gender Analysis Pathway dan Gender Budget Statement) guna mendukung kesetaraan gender melalui perencanaan dan penganggaran yang lebih responsif gender.

Pelatihan ini juga memberikan wawasan mengenai pengalaman dari Kabupaten Bantul dalam melaksanakan PUG, termasuk bagaimana mereka mencatat dan mengevaluasi pelaksanaan GAP GBS setiap tahunnya. Meskipun setiap daerah memiliki tantangan dan pendekatan yang berbeda, sharing session ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi OPD di Gunungkidul dalam menyusun dan melaksanakan PUG dengan lebih baik.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh OPD di Kabupaten Gunungkidul dapat lebih memahami dan mengimplementasikan PUG dalam setiap aspek kebijakan dan program yang mereka jalankan, demi mewujudkan kesetaraan gender yang lebih merata di seluruh lapisan masyarakat.

Previous Tagana Kabupaten Gunungkidul Adakan Kegiatan Edukasi di SDN Bibis Saptosari

Leave Your Comment

Skip to content